Suami Sehat atau Tidak Tergantung Istrinya


Suami Sehat atau Tidak Tergantung Istrinya

Jakarta, Pria diidentifikasi sebagai pihak yang sering membutuhkan dorongan untuk menjalani gaya hidup sehat. Sehat atau tidaknya suami atau pasangan Anda ternyata sangat tergantung dari istrinya.

Disebutkan, wanita mengambil peran utama sebagai penasihat untuk kesehatan pasangannya.

Penelitian yang dilakukan oleh sosiolog Drs. Corinne Reczek dan Debra Umberson ini melibatkan 20 pasangan suami-istri di AS.

Kedua sosiolog itu berteori bahwa sosialisasi tentang peran wanita sebagai pengurus rumah tangga sejak usia dini telah memberi manfaat kesehatan yang signifikan bagi sang suami.

Penelitian yang dinamakan 'Health work' menunjukkan bagaimana kepedulian seseorang terhadap peningkatan kesehatan orang lain. Dalam studi tersebut, pasangan yang diwawancarai secara mendalam telah menikah setidaknya selama 8 tahun atau lebih.



Peneliti menemukan bahwa pasangan yang melakukan beberapa upaya 'health work' karena didasari oleh dua alasan: pasangannya memiliki kebiasaan sehat yang buruk atau salah satu pasangan dianggap sebagai 'pakar kesehatan'.

Dalam penelitian itu juga hampir separuh responden menyalahkan kebiasaan tak sehat pasangannya sebagai pendorong upaya intervensi yang dilakukan wanita atau dalam hal ini sang istri.

Untuk pasangan yang diidentifikasi sebagai 'pakar kesehatan', peneliti mengatakan bahwa hampir seluruh responden menyebut wanita diidentifikasi secara eksklusif sebagai pakar.

Hal ini terasa lumrah karena banyak kebudayaan yang telah memahami peranan wanita dalam rumah tangga sebagai pengurus keluarga dan menjadi 'pakar kesehatan' yang jadi semacam satu paket lengkap dari wanita.

"Temuan ini menunjukkan bahwa konteks relasional gender dari suatu bentuk kemitraan membentuk dinamika dan penjelasan tentang perilaku 'health work'," pungkas peneliti seperti dilansir dari psychcentral, Jumat (15/6/2012).